Home / Berita Bola / Kemenpora Ingatkan PT LIB Jangan Malas Penuhi Verifikasi Liga 1
agent taruhan bola

Kemenpora Ingatkan PT LIB Jangan Malas Penuhi Verifikasi Liga 1





Jakarta – Kementerian Pemuda dan Sport (kemenpora) menyumbang peringatan kepada operator Liga 1. Mereka minta agar PT Liga Indonesia Futuristik segera menuntaskan kewajiban verifikasi terhadap BOPI.

PT LIB berkewajiban melewati proses verifikasi Badan Sport Profesional Indonesia (BOPI) untuk mendapatkan rekomendasi pelaksanaan kompetisi Liga 1.

Dalam prosesnya, PT LIB tidak sigap meresponsnya. Padahal, para pengurus PT LIB bukan orang yang baru-baru amat. Sebagian besar merupakan muka lama yang sudah juga mengisi jabatan PT Liga Indonesia pada kompetisi Indonesian Super League (ISL).

Respons PT LIB yang melewati deadline awal dan penyerahan dokumen yang dibuat secara menyicil–baru legalitas dan SIUPP–membuat BOPI menoleransinya dengan menyumbang tambahan waktu dua hari.

BOPI telah menyerahkan hasil verifikasi terhadap Kemenpora, melalui Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto. Dalam laporannya disebutkan bahwa verifikasi masih terus berjalan.

“Memang dua hari lalu mereka menghadap saya. BOPI bilang pemeriksaan terus berjalan, meski masih jauh dari harapan. Tetapi, kami masih berpotensi positif lah bahwa operator bisa memenuhi kewajiban. Ini kuncinya ada di operator. Semakin cepat semakin baik,” kata Gatot momen dihubungi detikSport, Minggu (9/4/2017).

Gatot juga mengingatkan agar PT LIB segera memenuhi kewajibannya sampai dua hari sebelum Liga 1 dimulai, yatu Kamis (13/4/2017).

“Kami tetap menyorong BOPI untuk meminta kepada operator agar secepatnya memenuhi kewajiban yang diminta oleh BOPI. Karena persyaratan kali ini kan jauh lebih ringan ketimbang momen 2015 lalu, karena sudah pernah verfikasi sebelumnya,” imbuhnya.

“Harapannya operator bisa memenuhi kewajibannya dua hari sebelum kickoff (13/4). Seandainya nanti masih ada kekurangannya, kita akan lihat kepentingannya (urgency-nya) mungkin kami pertimbangkan sambil jalan,” tambah dia.

Gatot pun berharap agar toleransi yang diberikan Kemenpora ini tidak membuat operator atau PSSI menjadi semena-mena.

“Yang perlu saya tekankan PSSI tidak perlu khawatir, kami tidak pernah meminta BOPI untuk menggagalkan kickoff 15 April. Tetapi, toleransi yang diberikan Kemenpora jangan membuat PSSI jadi lenggang kangkung (santai). Lebih baik kami mengingatkan PSSI, ketimbang PSSI diingatkan publik,” tutur Gatot.

Dibandingkan momen verifikasi liga dua tahun lalu, baik BOPI dan Kemenpora begitu tegas dalam hal persyaratan. Beda dengan tahun ini yang cenderung melunak. Namun, Gatot menampik penilaian itu.

“Enggak, enggak melunak. Kalau melunak buat apa kami buat imbauan dua hari sebelum kick off. Tetapi kalau disebut lebih ringan, iya,” tegasnya.

(mcy/fem)


taruhan bola

Check Also

Mourinho: Firasat Saya, Ibrahimovic Comeback di Tahun Ini

Manchester – Zlatan Ibrahimovic masih menjalani rehabilitasi cedera ligamen lutut. Striker Red Devils itu diyakini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by Live Score & Live Score App